RUANG
LINGKUP ELECTRONIC COMMERCE
Salah
satu subset terpenting dan terbesar dari e-business adalah e-commerce, dimana
berbagai aktivitas transaksi jual beli dilakukan melalui medium internet.
Karena sangat lebarnya spektrum proses dari transaksi jual beli yang ada,
sangat sulit menentukan ruang lingkup atau batasan dari domain e-commerce.
Salah satu cara yang dapat dipergunakan untuk dapat mengerti batasan-batasan
dari sebuah e-commerce adalah dengan mencoba mengkaji dan melihat fenomena
bisnis tersebut dari berbagai dimensi, seperti yang dijelaskan berikut ini.
Teknologi
Kontributor
terbesar yang memungkinkan terjadinya e-commerce adalah teknologi informasi,
dalam hal ini perkembangan pesat teknologi komputer dan telekomunikasi. Tidak
dapat dipungkiri bahwa arena jual beli di dunia maya terbentuk karena
terhubungnya berjuta-juta komputer ke dalam sebuah jaringan raksasa (internet).
Dari sisi ini e-commerce dapat dipandang sebagai sebuah prosedur atau mekanisme
berdagang (jual beli) di internet dimana pembeli dan penjual dipertemukan di
sebuah dunia maya yang terdiri dari sekian banyak komputer.
Marketing dan “New Consumer
Processes”
Dari segi pemasaran,
e-commerce sering dilihat sebagai sebuah kanal atau cara baru untuk berhubungan
dengan pelanggan. Melalui e-commerce jangkauan sebuah perusahaan menjadi
semakin luas karena yang bersangkutan dapat memasarkan produk dan jasanya ke
seluruh dunia tanpa memperhatikan batasan-batasan geografis. Dengan cara yang
sama pula sebuah perusahaan dapat langsung berhubungan dengan
end-comsumers-nya.
Economic
E-commerce merupakan sebuah pemicu terbentuknya prinsip ekonomi
baru yang lebih dikenal dengan ekonomi digital (digital economy). Di dalam
konsep ekonomi ini, semua sumber daya yang dapat didigitalisasikan menjadi tak
terbatas jumlahnya (bukan merupakan “scarce of resources”) dan berpotensi
menjadi public goods yang dapat dimiliki oleh siapa saja dengan bebas. Di dalam
konsep ekonomi ini pula informasi dan knowledge menjadi sumber daya penentu
sukses tidaknya para pelaku ekonomi melakukan aktivitasnya. Beragam model
bisnis (business model) pun diperkenalkan di dalam konsep ekonomi baru ini yang
belum pernah dijumpai sebelumnya, Dari segi produksi, selain physical value
chain, diperkenalkan pula konsep virtual value chain yang sangat menentukan
proses penciptaan produk dan jasa di dunia maya.
Electronic Linkage
Di suatu sisi yang lain, banyak orang melihat e-commerce sebagai
sebuah mekanisme hubungan secara elektronis antara satu entiti dengan entiti
lainnya. Dengan adanya e-commerce, maka dua buah divisi dapat bekerja sama
secara efisien melalui pertukaran data elektronis; demikian juga antara dua
buah kelompok berbeda seperti misalnya antara kantor pemerintah dengan
masyarakatnya; atau mungkin antara pelanggan dengan perusahaan-perusahaan
tertentu.
Information Value Adding
Di dalam e-commerce, bahan baku yang paling penting adalah
informasi. Sehubungan dengan hal ini, proses pertambahan nilai (value adding
processes) menjadi kunci terselenggaranya sebuah mekanisme e-commerce. Konsep
ini dikuatkan dengan teori virtual value chain yang menggambarkan bagaimana
proses pertambahan nilai diberlakukan terhadap informasi, yaitu melalui
langkah-langkah proses: gathering, organizing, selecting,
synthesizing,
dan distributing.
Market-Making
E-commerce dikatakan sebagai market-making karena keberadaannya
secara langsung telah membentuk sebuah pasar perdagangan tersendiri yang
mempertemukan berjuta-juta penjual dan pembeli di sebuah pasar digital maya
(e-market). Di pasar maya ini terjadi perdagangan secara terbuka dan bebas,
karena masing-masing penjual dan pembeli dapat bertemu secara efisien tanpa
perantara. E-market juga disinyalir sebagai arena perdagangan yang paling
efisien karena kecenderungannya untuk selalu mencari bentuk-bentuk perdagangan
yang berorientasi kepada pembeli (customer oriented), disamping struktur
persaingan antar penjual produk dan jasa yang hampir berada dalam suasana
perfect competition.
Service Infrastructure
Konsep e-commerce ternyata tidak hanya membuahkan mekanisme
transaksi jual beli semata, namun ternyata banyak sekali jasa-jasa baru yang
diperlukan sebagai sarana pendukung aktivitas jual beli produk tersebut. Katakanlah
jasa dari institusi keuangan untuk menawarkan cara pembayaran secara elektronik,
jasa dari vendor aplikasi yang menawarkan cara melakukan transaksi secara aman
(secure), jasa dari ISP (internet service provider) yang menawarkan cara
mengakses internet dengan cepat dan murah, jasa perusahaan hosting yang
menawarkan perangkat penyimpan data maupun situs perusahaan yang bersangkutan,
dan lain-lain.
Legal,
Privacy, dan Public Policy Sisi terakhir dalam melihat e-commerce adalah
mencoba memandangnya dari unsur-unsur semacam hukum, peraturan, kebijakan,
proses, dan prosedur yang diberlakukan. Secara tidak langsung terlihat bahwa
interaksi perdagangan elektronis yang telah mengikis batas-batas ruang dan
waktu mau tidak mau mendatangkan tantangan baru bagi pemerintah dan masyarakat
dalam mencoba membuat regulasi tertentu agar di satu pihak terbentuk lingkungan
bisnis yang kondusif, sementara di pihak lain hak-hak individu maupun
masyarakat dapat terjaga dengan baik.
Pengertian E-Business
Pengertian e-Business atau definisi
e-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan
semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business
memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data
internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga
banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan,
serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
Penggunaan sehari-hari, e-business
tidak hanya menyangkut perdagangan elektronik atau e-commerce saja. Dalam hal
ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari e-business, sementara
e-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data
elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari e-business,
e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau
Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-commerce mempunyai
goal untuk menambah revenu dari perusahaan.
E-business berkaitan secara
menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara
elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain
management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada
pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-business memberi kemungkinan
untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik
lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya
Ruang lingkup E Business
Ruang Lingkup E Bussiness:
Dijelaskan dengan Prinsip (4 W) Yaitu: What, Where, Who dan Why.
- What
- Where
- Who
- Why
1. What Secara prinsip
pengertian E Business jauh lebih luas dibandingkan dengan E Commerce, bahkan
secara filosofis, E Commerce merupakan bagian dari E Bussiness. Jika E Commerce
hanya memfokuskan diri pada aktivitas atau mekanisme transaksi yang dilakukan
secara elektronik/digital, E Bussiness memiliki wilayah yang jauh lebih luas,
termasuk di dalamnya aktivitas relasi antara dua entiti perusahaan, interaksi
antara perusahaan dengan pelanggannya, kolaborasi antara perusahaan dengan para
mitra bisnisnya, pertukaran informasi antara perusahaan dengan para pesaing
usahanya, dan lain sebagainya.
2. Where E Bussiness
dilakukan dimana saja, sejauh pihak yang berkepentingan memiliki fasilitas
elektronik/digital sebagai kanal akses (access channel). Berbeda dengan bisnis
konvensional dimana transaksi biasa dilakukan secara fisik di sekitar
perusahaan dengan akses dan variasi transaksi yang terbatas.
3. Who Siapa saja yang
melakukan E Bisnis. Klasifikasi entiti yang kerap dipergunakan dalam
mengilustrasikan eBusiness, masing-masing: Agent, Business, Consumer, Device,
Employee, Family, dan Government. Contohnya adalah sebuah aplikasi tipe
eCommerce B-to-C yang merupakan mekanisme hubungan perdagangan antara sebuah
perusahaan dengan para pelanggannya (end consumersnya); atau tipe G-to-G yang
menghubungkan dua buah negara untuk permasalahan eksport dan import.
4. Why Penerapan
konsep eBusiness secara efektif memberikan keuntungan bagi perusahaan karena
banyaknya komponen biaya tinggi yanga dapat dihemat, yang secara tidak langsung
meningkatkan level pendapatannya. Dengan mengimplementasikan eBusiness,
perusahaan dapat melihat berbagai peluang dan celah bisnis baru yang selama ini
belum pernah ditawarkan kepada masyarakat.
·
Business to
Administrator, adalah sebuah kegiatan memanagement semua aspek bisnis yang
dibangun untuk bisa membangun dan mengembangkan bisnis yang dilakukan sesuai
dengan sasaran dan tujuan dari pembagun bisnis yang dilakukan. Sebagian besar
perusahaan memiliki sebuah kelompok khusus administrator yang bekerja untuk
memastikan hal ini terjadi. Contoh situs yang menggunakan konsep ini adalah www.emagister.net
· Brokerage,
adalah orang yang menyediakan pasar, brokerage memiliki peran dalam
mempertemukan dan memfasilitasi transaksi antara penjual dan pembeli. Brokerage
sering memainkan peran dalam bisnis-to-business (B2B), business-to-konsumen
(B2C), atau konsumen-ke-konsumen (C2C). Keuntungan didapat oleh brokerage dari komisi
yang diberikan oleh pihak yang terlibat dalam transaksi baik itu penjual atau
pembeli. Contoh situsnya seperti www.respond.com atau www.paypal.com
·
Seller Driven
Market, adalah jenis pasar penjualan elektronik komoditas, dimana dalam pasar
ini terjadi kelangkaan komoditas atau barang yang mendasar yang mengakibatkan
harga menjadi mahal karena permintaan atas barang / pasokan yang amat tinggi.
Contoh situs yang mengaplikasikan pasar ini adalah www.lelangmurah.com
· Buyer Driven
Market, adalah jenis pasar elektronik yang berlawanan dengan pasar Seller
driven market. Dalam pasar ini bisanya terdapat banyak sekali situs atau
penjual yang menawarkan sebuah produk yang sama sehingga dengan demikian
pembeli memilki kesempatan untuk memilih. Ketika keadaan pasar seperti ini
biasanya harga barang yang ditawarkan oleh penjual akan cenderung murah. Contoh
situs yang cukup terkenal dengan konsep ini misalnya www.buyers-market.net
Tidak ada komentar:
Posting Komentar