Gagasan
worm dan virus berawal pada tahun 1949, saat seorang founderElectronic Discrete Variable
Automatic Computer (EDVAC), John Von Newman, memaparkan dalam sebuah
papernya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”,
dibahas suatu kemungkinan bahwa suatu program dapat melakukan penyebaran dengan
sendirinya. Kemudian pada tahun 1960-an, para peneliti AT&Bell Laboratory
membuat semacam permainan dengan menciptakan suatu program yang dapat
memusnahkan program ciptaan lawan, dan mampu bertahan terhadap serangan program
lawan lainnya. Pada akhirnya si-pemenang adalah pemilik program yang tersisa
paling banyak. Para peneliti sadar akan bahaya program tersebut, maka setiap
selesai permainan program tersebut selalu dimusnahkan. Cikal bakal program worm
pertama kali dibuat oleh Bob Thomas pada tahun 1971. Program ini merupakan
solusi dari kebutuhan system kendali lalu lintas udara. Program ini akan
membantu mengingatkan operator apabila pengendalian suatu pesawat udara
berpindah dari satu komputer ke komputer lainnya. Sesungguhnya program yang
disebut “creeper” ini hanya berpindah dari layar ke layar pada jaringan, dengan
menampilkan pesan “I’m creeper! Catch me if you can!”. Tetapi program creeper
tidak mereproduksi dirinya sendiri, hingga beberapa programmer lain mencoba
membuat program serupa, tetapi gagasan tersebut berangsur- angsur hilang dalam
beberapa bulan kemudian. Istilah “virus” mungkin sudah tidak asing terdengar,
dapat dikatakan hampir setiap orang yang mengenal komputer juga mengenal
istilah ini, sementara istilah “worm” tidak begitu dikenal, padahal istilah ini
diciptakan oleh John Shoch dan Jon Hupp di Xerox PARC (Palo Alto Research
Centre) pada tahun 1979 sebelum istilah virus computer dipublikasikan. Istilah
worm ini ternyata diilhami oleh suatu program “tapeworm” (cacing pita) dalam
sebuah novel fiksi ilmiah karangan John Brunner yang berjudul “The Shockwave
Rider”, yang mengisahkan suatu pemerintahan totaliter yang mengendalikan warga
negaranya melalui suatu jaringan komputer. Untuk memerangi hal itu akhirnya
seorang pahlawan dalam novel tersebut kemudian memenuhi jaringan dengan suatu
program yang disebut “tapeworm” sehingga memaksa mematikan jaringan computer
yang secara otomatis juga menghilangkan kendali pemerintah terhadap warga
negaranya. Kemudian diawal tahun 1980 John Shoch dan Jon Hupp mengadakan sebuah
penelitian dengan mengembangkan lima buah program worm, masing-masing worm
dibuat dengan tujuan tertentu yang membantu jaringan disekitarnya. Beberapa
worm terlihat sederhana, seperti worm “town crier” yang bertugas memasuki
jaringan hanya untuk menampilkan pengumuman. Worm lainnya terlihat lebih
kompleks dan pintar, seperti worm “vampire”. Worm ini tidak akan melakukan
kegiatan pada siang harinya, tetapi saat malam hari worm akan melakukan suatu
kegiatan tertentu yang telah terprogram sebelumnya, ini berguna untuk
memanfaatkan computer yang tidak bekerja pada malam hari dengan memberikan
tugas yang kompleks dan memerlukan daya proses yang lebih. Saat fajar, worm
akan menghentikan pekerjaannya dengan terlebih dahulu menyimpan seluruh
pekerjaan yang dilakukannya malam itu dan menunggu sore berikutnya. Walau
bagaimanapun, walaupun program ini berguna tapi disadari bahwa program ini juga
akan sangat berbahaya apabila salah digunakan. Hal ini terbukti saat sebuah
worm mengalami malfungsi pada suatu malam dan keesokan harinya para pekerja
menemukan seluruh komputer yang ada pada jaringan tersebut mengalami crash
(suatu kerusakan dimana system output dan input tidak berfungsi). Lebih dari
itu saat komputer dihidupkan kembali, worm malfungsi tersebut kembali membuat
komputer crash. Pada akhirnya dibuat semacam vaksin untuk mencegah worm
tersebut, dan mulai saat itu penelitian terhadap worm tersebut ditutup untuk
umum.
CONTOH WORM
Beberapa contoh dari
worm adalah sebagai berikut:
- ADMw0rm
Worm yang dapat
melakukan ekspolitasi terhadap layanan jaringan Berkeley Internet Name Domain
(BIND), dengan melakukan buffer-overflow.
- Code Red
Worm yang dapat
melakukan eksploitasi terhadap layanan Internet Information Services (IIS)
versi 4 dan versi 5, dengan melakukan serangan buffer-overflow.
- LoveLetter
Worm yang menyebar
dengan cara mengirimkan dirinya melalui e-mail kepada semua akun yang terdaftar
dalam Address Book Microsoft Outlook Express atau daftar kontak dalam Microsoft
Outlook dengan cara menggunakan kode Visual Basic Script (VBScript).
- Nimda
Cacing atau worm yang
mereplikasi diri pada sebuah computer tidak mengubah file tetapi tertinggal di
memori aktif dan duplikasi itu sendiri. Biasanya worm menggunakan bagian dari
suatu sistem operasi yang otomatis dan tidak terlihat oleh penggunanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar